• Kamis, 1 Desember 2022

Defend ID Industri Pertahanan BUMN Target Top 50 Dunia

- Kamis, 21 April 2022 | 06:45 WIB
Presiden Jokowi bersama para menteri (@ptpal_indonesia)
Presiden Jokowi bersama para menteri (@ptpal_indonesia)

KATA LOGIKA - Presiden Joko Widodo melakukan pengamatan, penilaian dan penghargaan pembentukan (saham) holding industri pertahanan, Defend ID akan mencapai target Top 50 industri pertahanan dunia.

Presiden Jokowi menegaskan, kemandirian industri pertahanan harus segera dibangun di Tanah Air supaya siap sepenuhnya memasuki era persaingan baru dan mampu memenuhi kebutuhan pokok untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

Menurut Presiden, pembangunan kemandirian industri tersebut harus dilakukan secara bersama-sama.

Karena menguasai teknologi dan manufaktur komponen terkini merupakan suatu keharusan, salah satunya dengan membangun kerja sama global secara luas.

Baca Juga: Pemerintah AS Berencana Menyiarkan Lokasi Bumi di Luar Angkasa

Berikut apresiasi dan harapan yang disampaikan Presiden Jokowi;

- Program strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri pertahanan atau Defend ID jadi lompatan transformasi industri pertahanan Indonesia.
- Lompatan transformasi ini berjalan seiring membangun ekosistem industri pertahanan kuat dan modern.
- Agar TKDN produk-produk pertahanan unggulan terus ditingkatkan hingga dapat mencapai angka 100 persen mendorong Peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sehingga mengurangi impor alat pertahanan dan keamanan.

- Ekosistem industri pertahanan Indonesia akan lebih terkonsolidasi serta mampu bersaing secara sehat dan menguntungkan.

Baca Juga: Membayar Zakat Futrah Apakah Mesti dengan Beras? Begini Penjelasan Buya Yahya

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Kembali Menggelar IEMS 2022

Sabtu, 11 Juni 2022 | 05:42 WIB

1 Tahun Berdiri, GoTo Rugi Rp 21,4 T

Selasa, 31 Mei 2022 | 07:06 WIB
X