• Kamis, 6 Oktober 2022

Infrastruktur dan UU Cipta Kerja jadi Pertimbangan Elon Musk Memilih Indonesia

- Minggu, 22 Mei 2022 | 14:04 WIB
Dalam hal aturan investasi, Elon menilai UU Cipta Kerja membuat pebisnis merasa lebih nyaman dengan aturan bisnis yang pasti dan clear. Sementara infrastruktur pun sangat memadai. (@elonmusk)
Dalam hal aturan investasi, Elon menilai UU Cipta Kerja membuat pebisnis merasa lebih nyaman dengan aturan bisnis yang pasti dan clear. Sementara infrastruktur pun sangat memadai. (@elonmusk)


KATA LOGIKA - Kesiapan infrastruktur dan kejelasan aturan investasi melalui UU Cipta Kerja menjadi pertimbangan CEO Tesla Elon Musk memilih Indonesia sebagai pusat produksi Tesla di Kawasan Asia.

Elon Musk menilai infrastruktur yang dimiliki Indonesia sangat baik dibanding negara yang mengajukan proposal untuk berinvestasi, seperti India.

Dalam hal aturan investasi, Elon menilai UU Cipta Kerja membuat pebisnis merasa lebih nyaman dengan aturan bisnis yang pasti dan clear.

Baca Juga: Elon Musk Pilih Indonesia sebagai Pusat Produksi Tesla di Asia Ketimbang India

Dua alasan infrastruktur dan aturan investasi melalui UU Cipta Kerja menjadi alasan kuat perusahaan Tesla memilih Indonesia sebagai pusat produksi Tesla di Kawasan Asia.

Dikutip KATA LOGIKA dari indiatimes.com; Ketertarikan Elon pada Indonesia sebagai pusat produksi Tesla di Asia, sebenarnya sudah terbaca kalangan pebisnis baterai transportasi listrik.

Sebelumnya, produsen powerpack terbesar di dunia, Contemporary Amperex Technology Co telah menginvestasikan hampir $6 miliar dalam proyek baterai dengan PT Aneka Tambang Tbk dan PT Industri Baterai Indonesia.

Baca Juga: Dengan Harga Sepatu RM 112, Pertemuan Jokowi dan Elon Musk Jadi Perhatian Warga Malaysia

Lalu perusahaan Zhejiang Huayou Cobalt Co asal China dan PT Vale Indonesia Tbk juga mengumumkan akan bekerja sama dalam proyek nikel di Indonesia.

Halaman:

Editor: Ade Kurniawan

Sumber: Indiatimes.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Kembali Menggelar IEMS 2022

Sabtu, 11 Juni 2022 | 05:42 WIB

1 Tahun Berdiri, GoTo Rugi Rp 21,4 T

Selasa, 31 Mei 2022 | 07:06 WIB

Hari Ini, Lonjakan Suku Bunga Rupiah Melemah

Kamis, 28 April 2022 | 15:02 WIB
X