• Kamis, 6 Oktober 2022

Analis Oliver Wyman: Pabrik Tesla Tetap di Indonesia, Thailand Hanya Hub Pemasaran di Asia

- Selasa, 31 Mei 2022 | 13:58 WIB
Zhang Junyi, Investasi Tesla sebesar 3 juta bath atau Rp1,2 miliar  untuk membuka kantor pemasaran, bukan mendirikan manufaktur. (hstong.com)
Zhang Junyi, Investasi Tesla sebesar 3 juta bath atau Rp1,2 miliar untuk membuka kantor pemasaran, bukan mendirikan manufaktur. (hstong.com)

 

KATA LOGIKA - Analis Oliver Wyman Consulting Zhang Junyi mengatakan investasi Tesla, Inc di Thailand hanya strategi membuka pasar di Asia, sedangkan pusat produksi di Indonesia.

Investasi Tesla sebesar 3 juta bath atau Rp1,2 miliar adalah untuk membuka kantor pemasaran di Thailand, bukan mendirikan manufaktur.

Kata Zhang kelak Tesla akan mendatangkan produknya dari Texas ke Thailand, “Thailand akan menjadi market dan hub pemasaran di Asia,” ujarnya.

Baca Juga: Elon Musk Pilih Indonesia sebagai Pusat Produksi Tesla di Asia Ketimbang India

Dikutip KATALOGIKA dari hstong.com; Zhang menilai pasar di Thailand akan membantu Tesla membuka seluruh Asia Tenggara, “Sementara Tesla di Indonesia secara bertahap membangun pabrik produksi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tesla membidik India sebagai hub pemasaran di Asia bukan Thailand. Namun CEO Tesla, Elon Musk kecewa dengan regulasi India yang mematok bea masuk barang yang tinggi.

Berbeda dengan sikap Thailand yang jeli membujuk. Tahun lalu, kepolisian Thailand membeli mobil Tesla model 3 untuk digunakan patroli.

Baca Juga: Segini Besaran Pajak Perusahaan Tesla, Angkanya Menakutkan!

Halaman:

Editor: Ade Kurniawan

Sumber: hstong.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Kembali Menggelar IEMS 2022

Sabtu, 11 Juni 2022 | 05:42 WIB

1 Tahun Berdiri, GoTo Rugi Rp 21,4 T

Selasa, 31 Mei 2022 | 07:06 WIB

Hari Ini, Lonjakan Suku Bunga Rupiah Melemah

Kamis, 28 April 2022 | 15:02 WIB
X