Cegah Informasi Negatif, Literasi Digital Jadi Modal Utama

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Webinar Literasi Baca Tulis di Era Digital yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI, Jum’at, (15/10).
Webinar Literasi Baca Tulis di Era Digital yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI, Jum’at, (15/10).

KATALOGIKA.COM - Kemajuan teknologi informasi memberikan banyak kemudahan bagi kehidupan manusia. Sejumlah kegiatan terdisruptif menjadi digital, termasuk kegiatan membaca dan menulis. Kemampuan literasi baca-tulis di era digital mutlak diperlukan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang negatif.

“Literasi baca-tulis harus disandingkan. Jangan dipisah-pisah. Yang sekarang terjadi adalah literasi bacanya masih kurang, sudah langsung nulis. Akibatnya, muncul bahasa-bahasa alay dalam keseharian,” terang Duta Baca Indonesia Gol A Gong pada Webinar Literasi Baca Tulis di Era Digital yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI, Jum’at, (15/10).

Gol A Gong menyoroti perkembangan digital akhir-akhir ini yang dirasa mendorong hasrat masyarakat dunia berbondong-bondong melakukan urbanisasi ke kota karena infrastrukturnya yang lebih modern. Keberadaaan internet diyakini turut menambah kemudahan di semua sektor kehidupan.

Baca Juga: Begini Cara Ralali Bantu Pelaku Bisnis Pasarkan Produk di Masa Pandemi

Nah, agar bisa berliterasi digital dengan baik, seseorang harus punya kemampuan literasi informasi yang baik pula. Dan kemampuan literasi informasi berawal dari literasi baca-tulis.

“Jika ini terstruktur dengan benar, maka literasi digital bakal jadi bagian dari pemberdayaan diri. Siapapun bisa memilah mana informasi yang bener, mana yang menyesatkan,” tambah Gol A Gong.

Yah, salah satu musuh besar dari arus digitalisasi adalah rentan terjadinya plagiat. Praktek plagiasasi banyak menyasar pada dunia pendidikan, apalagi perguruan tinggi. Perilaku mengubah judul, nama, atau bahkan kalimat merupakan tindakan yang tidak literat.

“Itu sama saja kejahatan intelektual,” terang Founder Kelas Menulis Daring (KMD) Muhammad Subhan.

Baca Juga: Gubernur Anies Bagikan Nasi Boks di Kebon Kosong, Warga: ‘Kita Sudah Biasa Saling Berbagi’

Halaman:

Editor: Alibas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Diluncurkan, Begini Spesifikasi Realme C35

Selasa, 5 April 2022 | 15:31 WIB

Realme C35 di Xiaomi Fan Festival

Selasa, 5 April 2022 | 07:38 WIB

Simak, Spesifikasi Redmi Note 11 Pro 5G

Jumat, 1 April 2022 | 07:19 WIB
X