• Kamis, 6 Oktober 2022

Berani Bertanya, Suatu Keterampilan Yang Wajib Dimiliki Anak Indonesia

- Senin, 1 Agustus 2022 | 06:07 WIB
Keterampilan yang mengagumkan adalah berani bertanya (Tenney School)
Keterampilan yang mengagumkan adalah berani bertanya (Tenney School)

KATA LOGIKA - Berani bertanya, merupakan sebuah keterampilan yang terus berlayar dalam pasang-surut pendidikan anak Indonesia. Dalam dunia pendidikan Indonesia, keterampilan yang tak kalah penting adalah berani bertanya.

Karena dengan berani bertanya, macam-macam persoalan, permasalahan, kebingungan anak Indonesia akan terpecah lebur oleh keterampilan tersebut.

Sejak kecil, kita pernah mendengar sebuah pepatah yang mengatakan bahwa “Malu bertanya sesat di jalan”. Pepatah tersebut merupakan kalimat singkat namun penuh makna yang signifikan.

Baca Juga: Di Usia 84 Tahun, Abu Bakar Ba'asyir Akhirnya Mengakui Pancasila

Menandakan bahwa siapa yang tidak bertanya maka ia akan tidak tahu. Dalam konteks perjalanan, maka ia akan tersesat.

Namun ketika kita semakin berkembang, tampaknya pepatah ini semakin tertimbun dan melenceng menjadi “Banyak bertanya itu memalukan”. Ya, banyak orang yang beranggapan demikian. Menyimpulkan bahwa mereka yang banyak bertanya merupakan orang yang bodoh, memalukan, menyebalkan dan tidak tahu apa-apa.

Demikian pula yang terjadi pada anak Indonesia. Mereka malu bertanya karena akan tampak bodoh dan tidak tahu apa-apa di depan teman-teman mereka. Namun sebetulnya, adakah yang salah dengan ketidaktahuan? Apakah ‘tidak tahu’ sama dengan bodoh? Richard Thalheimer, pendiri Sharper Image mengatakan bahwa, “Lebih baik terlihat bodoh daripada bodoh sungguhan.”

Baca Juga: Subarna: Pancasila Harus Jadi Panduan Menghadapi Arus Globalisasi

Pada akhirnya, pandangan “banyak bertanya itu bodoh dan memalukan” mutlak salah. Mereka keliru, bahwa justru orang yang banyak bertanyalah yang memperlihatkan bahwa dirinya berpikir. Otaknya optimal. Berproses. Orang yang banyak bertanya menandakan bahwa ia memiliki kegelesihan atas hal-hal yang belum diketahuinya. Jadi, kenapa disamakan dengan bodoh?

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengetahuan Manusia: Antara Makna dan Tingkatannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 07:57 WIB

Sampel Batuan Mars Diklaim Mengandung Bahan Organik

Minggu, 18 September 2022 | 16:21 WIB
X