• Kamis, 6 Oktober 2022

Dua Pemuda Pelopor Polewali Mandar Berkompetisi di Tingkat Nasional

- Kamis, 28 Juli 2022 | 07:51 WIB
Pengiriman tim pelopor
Pengiriman tim pelopor

KATA LOGIKA - Tim Fact Finding dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, kini sudah berada di Polewali Mandar. Bang Alfian Bachtiar Staff asisten deputi kepemimpinan dan kepeloporan pemuda bertugas memverifikasi untuk melanjutkan ke jenjang Nasional.

Didampingi Kabid Pemuda dan Balitbangren Kab. Polewali Mandar serta alumni Pemuda pelopor. Basseang Desa Duampanua dan Kelurahan Kunyi Kec. Anreapi menjadi tujuan, Selasa (26/07/2022).

Dalam sambutannya Bang Alfian Berharap, Pemuda pelopor bisa mengambil ilmu dan mengembangkannya dari kepeloporannya masing-masing. Mengabdikan diri pada daerah dan desanya.

Baca Juga: Subarna: Pancasila Harus Jadi Panduan Menghadapi Arus Globalisasi

Ini sangat penting untuk bisa menjadi pionir di masyakarat, serta menjadi Front liner di pemerintah. Setiap Pemuda pelopor yang tidak terpilih jangan kecewa, karena itu adalah hasil seleksi dari tim Fact Finding Jakarta, teruskan Perjuangan mengabdi untuk Bangsa dan Negara.

Selain itu, menyambut tim dari kementerian pemuda dan olahraga, Kabid Pemuda dan Olahraga Kabupaten Polewali Mandar, Kak Zabir menyampaikan kesyukurannya: "Alhamdulillah ada dua anak kita yang lolos seleksi di tingkat Provinsi dan akan berkompetisi di tingkat nasional. Anak kita itu masing masing berkarya dalam bidangnya, Ada Muhammad Alfareza bidang pangan. Sira Rahma Bidang sosial"

Semoga dengan prestasi ini, bisa lebih meningkatkan untuk melahirkan inovasi dan karya kepeloporan yang bermanfaat untuk masyarakat. Semoga di persada bumi Polewali Mandar lahir pemuda pelopor berikutnya yang mengembang amanah dan bermanfaat untuk Nusa, bangsa dan agama. Lanjut Kak Zabir.

Saat dikunjungi tim verifikasi, Alfareza mengucapkan banyak terima kasih dan menjelaskan kepeloporannya. Kata Reza: "Alhamdulillah berkat usaha jamur ini, masyarakat bisa berdaya, banyak generasi muda yang kami rekrut untuk berkerja sama. Khususnya para petani, kami bergerak juga atas nama cinta kepada mereka"

Sementara di desa Kunyi Rahma juga menegaskan pentingnya Cinta: "Sebagai pemuda di era saat ini, sudah sepatutnya
peka terhadap kondisi di lingkungan kita, menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan kita. Keresahan sosial yg kerap sekali timbul dilingkungan masyarakat membuat saya tertantang untuk menjawab itu, bersama teman teman komunitas blantara (Bola Literasi Nusantara) melakukan gerakan gerakan cinta pendampingan***

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPN: Nama Bahtiar tertinggi Untuk Pj. Gubernur DKI

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:02 WIB

AC Milan Berpeluang Dapatin Ronaldo

Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB
X