• Kamis, 6 Oktober 2022

Kebijakan Dinilai Janggal, KMP Minta KPK Periksa Dirjen Holtikultura

- Sabtu, 17 September 2022 | 20:50 WIB
Petani membudidayakan Tanaman Kedelai di Jember, Jawa Timur. (Berbagai sumber)
Petani membudidayakan Tanaman Kedelai di Jember, Jawa Timur. (Berbagai sumber)

KATA LOGIKA - Di tengah sengsaranya petani akibat adanya kebijakan impor produk holtikultura, Ketua Umum DPP KMP Reformasi Gunawan Al Bima meminta KPK RI agar memeriksa Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI karena kebijakannya janggal dan mencurigakan.

Kebijakan impor produk holtikultura tersebut, jelas Gunawan, selain merugikan petani dalam negeri juga rawan jadi ladang oknum pengambil kebijakan untuk bersekongkol dengan importir.

''Kami minta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera memanggil dan memeriksa Direktur Jenderal (Dirjen) Holtikultura terkait Kebijakan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) yang diduga menjadi ladang Korupsi,'' kata Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/9/2022).

Baca Juga: Ridwan Saidi Sebut Anies Baswedan Bocah Kemaren Sore

Dalam kajian DPP KMP Reformasi, jelas Gunawan, holtikultura merupakan salah satu sub sektor pertanian yang potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani, ekonomi daerah, ekonomi nasional serta meningkatkan devisa Negara melalui ekspor.

Namun, beber Gunawan, Akhir-akhir ini petani dengan Produk Holtikultura Indonesia harus gigit jari dengan beberapa Kebijakan Pemerintah terkait dengan Impor Produk Holtikultura yang telah membunuh petani secara perlahan.

Bagaimana tidak, menurut Gunawan, begitu berlimpah nya produk yang dihasilkan petani lokal, namun Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Holtikultura terus mengeluarkan kebijakan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) yang diduga menjadi ladang korupsi. Dugaan Korupsi ini selalu terjadi di Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Baca Juga: Luapan Kebahagiaan Gavi Usai Perpanjang Kontrak Bersama Barcelona

Padahal jika merujuk pada data yang disampaikan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, sub sektor Holtikultura pada kuartal I dan II tahun 2021 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,01% dan 1,84%. Sementara pada 2020 Ekspor Holtikultura mencapai U$D 645,48 Juta meningkat 37,75 % dari tahun 2019. (Lihat data Kemenko Ekonomi).

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPN: Nama Bahtiar tertinggi Untuk Pj. Gubernur DKI

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:02 WIB

AC Milan Berpeluang Dapatin Ronaldo

Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB

Ogah Sahkan RUU Perampasan Aset, Publik: DPR Sontoloyo

Jumat, 23 September 2022 | 02:22 WIB
X