• Kamis, 6 Oktober 2022

Para Ilmuwan Temukan Sisa-sisa Awal Penggunaan Opium Zaman Kuna

- Rabu, 21 September 2022 | 16:16 WIB
Tembikar, yang digali dalam penggalian di Yehud, Israel, dengan residu opium yang berasal dari abad ke-14 SM, dipajang di laboratorium Otoritas Barang Antik Israel di Yerusalem pada 20 September 2022. (UPI.com)
Tembikar, yang digali dalam penggalian di Yehud, Israel, dengan residu opium yang berasal dari abad ke-14 SM, dipajang di laboratorium Otoritas Barang Antik Israel di Yerusalem pada 20 September 2022. (UPI.com)

KATA LOGIKA - Penelitian yang dilakukan di University of Tel Aviv mengungkapkan bahwa para ilmuwan telah menemukan residu opioid yang paling awal diketahui.

Para peneliti menemukan residu di bejana keramik yang ditemukan di Tel Yehud, sebuah kota di Distrik Pusat Israel.

Penggalian dilakukan atas permintaan Israel Antiquities Authority, sedangkan penelitian dilakukan bersama dengan Weizmann Institute of Science.

Para ilmuwan menemukan residu opium di dalam kuburan Kanaan, yang berasal dari abad ke-14 SM. Para peneliti percaya obat itu digunakan dalam ritual pemakaman lokal.

Baca Juga: Sri Wahyu Purwanto soal Bisnis: China Dapat Cuan, Yaman Dapat Apa?

Analisis residu organik mengkonfirmasi teori lama tentang penggunaan opium. Delapan bejana antik yang ditemukan di dalamnya memiliki bentuk yang mirip dengan bunga poppy.

“Ini adalah satu-satunya obat psikoaktif yang telah ditemukan di Levant pada Zaman Perunggu Akhir. Pada tahun 2020, para peneliti menemukan residu ganja di sebuah altar di Tel Arad, tetapi ini berasal dari Zaman Besi, ratusan tahun setelah opium di Tel Yehud," kata pemimpin peneliti Universitas Tel Aviv Vanessa Linares dalam sebuah pernyataan.

"Karena opium ditemukan di situs pemakaman, hal itu memberi kita gambaran langka tentang kebiasaan pemakaman dunia kuno. Tentu saja, kita tidak tahu apa peran opium dalam upacara itu -- apakah orang Kanaan di Yehud percaya bahwa orang mati akan membutuhkan opium di akhirat, atau apakah para pendeta yang mengonsumsi obat itu untuk keperluan upacara."

Baca Juga: Nikita: Kapolri Tolak Diwawancara Najwa Shihab

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: upi.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPN: Nama Bahtiar tertinggi Untuk Pj. Gubernur DKI

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:02 WIB

AC Milan Berpeluang Dapatin Ronaldo

Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB

Ogah Sahkan RUU Perampasan Aset, Publik: DPR Sontoloyo

Jumat, 23 September 2022 | 02:22 WIB
X