• Kamis, 6 Oktober 2022

Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS : Bayi Kembar Siam 2 Kepala 1 Badan Lahir, Berikut Alasannya!

- Jumat, 23 September 2022 | 11:35 WIB
Ilustrasi bayi kembar siam
Ilustrasi bayi kembar siam

KATA LOGIKA - Bayi satu badan dengan kepala dua lahir RSUD Dokter Sadikin Padusunan Kota Pariaman, Rabu (21/9), Perhatian publik.

Sebab, kasus kembar siam dengan satu badan dan dua kepala masih cukup jarang terjadi. Lantas kenapa bayi bisa lahir satu badan dua kepala?

Dia terjadi karena gangguan pembelahan. Terjadi agak lama di awal awal. Gangguan keterlambatan, sehingga kembarnya dempet," kata Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Sumbar, dr dr Dovy Djanas SpOG KFM , Kamis (22/9) ).

"Delapan sampai 12 hari setelah pembuahan, lapisan yang akan membentuk kembar monozigot mulai berkembang menjadi organ dan struktur tertentu," ucap dokter spesialis kandungan ini.

Baca Juga: Usman Kansong Bohong soal Kereta Api, Said Didu: Saya Saksinya!

Nah, pembelahan yang terjadi pada kembar siam atau dempet terjadi terlambat setelah masa pembelahan tersebut. Pembelahan embrio yang akan menjadi kembar siam terjadi di atas 12 hari setelah pembuahan, membuat pemisahannya berhenti sebelum proses selesai. Sehingga masih ada bagian tubuh yang menyatu.

Pada prinsipnya, pembelahan ada yang thorachophagus (dempet di dada), abdomen (dempet di perut), ada yang kepala. Pada kasus ini (1 badan 2 kepala), terjadi di torak dan perut, sehingga misah cuma kepalanya," tutur Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSUP Dr M Djamil Padang ini.

Selain karena gangguan, Dovy Djanas mengatakan terjadinya kembar siam dengan satu sel telur tidak bisa. Yang bisa dilakukan hanya pemisahan atau operasi setelah lahir.

Baca Juga: Demi Barcelona, ​​​​​Araujo Tolak Tawaran Klub Ternama Liga Inggris

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPN: Nama Bahtiar tertinggi Untuk Pj. Gubernur DKI

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:02 WIB

AC Milan Berpeluang Dapatin Ronaldo

Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB

Ogah Sahkan RUU Perampasan Aset, Publik: DPR Sontoloyo

Jumat, 23 September 2022 | 02:22 WIB
X