• Selasa, 29 November 2022

Lewat Integrated Farming, Peternak Binaan Baznas Untung Puluhan Juta Rupiah

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 20:43 WIB
Petani Binaan Baznas
Petani Binaan Baznas

KATA LOGIKA - Peternak binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang tergabung dalam kelompok Koperasi Yufeed Berkah Mulia Lampung Tengah berhasil meraih peningkatan keuntungan setelah menerapkan Integrated Farming.

Integrated Farming merupakan aktivitas peternakan yang diterapkan di Balai Ternak BAZNAS dengan memadukan usaha peternakan dengan pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan mustahik selain dari penjualan ternak hidup, dan juga menerapkan peternakan yang zero waste (tanpa limbah).

Mustahik kelompok Koperasi Yufeed Berkah Mulia Lampung Tengah berhasil memanen jagung sebanyak 8 ton, dari luas lahan 1,5 hektare. Harga jual jagung sebesar Rp3.000/kg, maka para mustahik mendapatkan keuntungan Rp24 juta.

Baca Juga: Skenario Busuk Berita Tempo dan Deklarasi Capres Nasdem

"Alhamdulillah, BAZNAS turut berbangga dengan pencapaian yang dilakukan mustahik binaan. Hal ini menandakan bahwa para mustahik memegang penuh komitmen dan menjaga amanah yang diberikan muzaki dengan baik," ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/10).

Saidah menambahkan, para mustahik memanen 5 hektare dari total luas lahan 20 hektare. Dengan begitu, masih banyak potensi keuntungan yang didapat dan tentunya akan memberikan manfaat lebih kepada mustahik binaan.

"Program Integrated Farming yang dikembangkan BAZNAS telah memberi banyak manfaat. Program ini tak akan mengganggu aktivitas utama para peternak. Dengan adanya Integrated Farming, justru para peternak binaan BAZNAS dapat menghasilkan keuntungan tambahan di luar aktivitas beternak, guna meningkatkan perekonomian," kata Saidah.

Baca Juga: Bantu Korban Tragedi Kanjuruhan, Baznas Buka Crisis Center

Di beberapa Balai Ternak BAZNAS, Integrated Farming dikembangkan dengan sangat baik dan penuh manfaat, di antaranya budi daya jagung, produksi kompos, budi daya semangka, budi daya udang, budi daya cabai, dan lainnya. Pengembangan Integrated Farming yang dijalankan peternak terus mendapat pengawasan dan pembinaan dari pendamping BAZNAS yang kompeten dan berkualitas.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore, UMP DKI Jakarta 2023 Naik Rp 4,9 Juta

Senin, 28 November 2022 | 16:56 WIB

Refly Harun: KPU Tak Bisa Tegur Anies Berkampanye

Kamis, 24 November 2022 | 20:04 WIB

Gun Romli: Istilah Kadrun Cocok Bagi Pemuja Arab

Rabu, 23 November 2022 | 20:38 WIB
X