• Selasa, 29 November 2022

IMP Sultra-Jakarta Bakal Laporkan PT MMP dan PT BPS ke Mabes Polri Atas Dugaan Ilegal Mining

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 04:05 WIB
Ketua Bidang Advokasi dan Pergerakan Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana Sultra Jakarta (IMP-Sultra Jakarta) Rolin
Ketua Bidang Advokasi dan Pergerakan Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana Sultra Jakarta (IMP-Sultra Jakarta) Rolin

KATA LOGIKA - Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana Sulawesi Tenggara Jakarta (IMP-Sultra Jakarta) akan melaporkan PT. Mulia Makmur Perkasa (MMP) dan PT. Barbarina Putra Sulung (BPS) atas dugaan tindak pidana ilegal mining dengan melakukan penjualan ore nikel secara ilegal atau bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Hal demikian diungkapkan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Pergerakan Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana Sultra Jakarta (IMP-Sultra Jakarta) Rolin dalam keterangan persnya, Rabu (5/10/2022) di Jakarta.

Berdasarkan hasil investigasi dan data yang kami himpun di lapangan bahwa PT Mulia Makmur Perkasa (MMP) yang berlokasi di wilayah Desa Patikala, Kecamatan Tolala Kabupaten Kolaka Utara tidak dapat melakukan penjualan ore nikel.

Baca Juga: Tiru Surya Paloh, Pidato Prananda Surya Paloh Usik Ketenangan Emosi

Sebab perusahaan tersebut belum melakukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Akan tetapi PT. MMP telah melakukan penjualan ore nikel sejumlah 100.000 metric ton dengan tujuan penjualan morosi menggunakan kapal tongkang Golden Way 3233 dengan Tugboat Buana Express 23.

Eks Ketua BEM FKIP UHO tersebut menambahkan, selain diduga tidak memiliki RKAB untuk melakukan aktivitas penjualan PT. Mulia Makmur Perkasa (MMP) juga diduga kuat tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) atau Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), dimana hampir seluruh WIUP PT. MMP tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Ini sangat jelas bertentangan dengan hukum.

Kemudian Bentuk kerjasama antara PT. MMP dan PT. BPS yang dimaksud yakni PT. BPS diduga berlaku sebagai kontraktor mining yang melakukan penambangan di wilayah IUP PT. MMP, kemudian PT. MMP berlaku sebagai pengirim atau yang melakukan penjualan ke pabrik smelter di morosi.

Baca Juga: Tiru Surya Paloh, Pidato Prananda Surya Paloh Usik Ketenangan Emosi

Bahwa merujuk kepada sejumlah fakta-fakta yang disampaikan diatas kuat dugaan proses penambangan nikel yang dilakukan oleh PT. MMP melanggar sejumlah ketentuan sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore, UMP DKI Jakarta 2023 Naik Rp 4,9 Juta

Senin, 28 November 2022 | 16:56 WIB

Refly Harun: KPU Tak Bisa Tegur Anies Berkampanye

Kamis, 24 November 2022 | 20:04 WIB

Gun Romli: Istilah Kadrun Cocok Bagi Pemuja Arab

Rabu, 23 November 2022 | 20:38 WIB
X