• Selasa, 29 November 2022

Aleg PKS Tegaskan RUU PPSK Butuh Banyak Masukan dari Masyarakat

- Rabu, 23 November 2022 | 09:02 WIB
Aleg PKS, Anis Byarwati
Aleg PKS, Anis Byarwati


KATA LOGIKA - Fraksi PKS DPR RI menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan tema RUU PPSK (Rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan ; Solusi atau Ancaman Bagi Sistem Keuangan?

Hadir sebagai narasumber pada acara ini:  Anis Byarwati (anggota panja RUU PPSK dari Fraksi PKS), Tauhid Ahmad (Direktur INDEF) dan Yusuf Wibisono (Direktur IDEAS).

Membahas sub tema isu dan perkembangan pembahasan RUU PPSK, Anis membuka dengan menjelaskan bahwa RUU yang sedang dibahas oleh panja yang disusun oleh DPR kemudian dilengkapi oleh pemerintah, terdiri dari 28 bab 719 pasal dan disusun dengan metode omnibus.

Baca Juga: Anggota HIPMI Saling Pukul Dekat Meja Prasmanan, Netizen: Rebutan Rendang

Ada sekitar 12 UU terkait yang diubah oleh RUU PPSK diantaranya UU terkait Perbankan, UU tentang Dana Pensiun, UU tentang Perkoperasian, UU tentang Pasar Modal, UU tentang Surat Utang Negara (SUN), UU tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), UU tentang  Otoritas Jasa Keuangan (OJK), UU tentang Perasuransian, dll. RUU PPSK sendiri diharapkan dapat mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan fundamental sektor keuangan.

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini juga memaparkan poin-poin  penting dalam RUU PPSK. Diantaranya dalam hal kelembagaan.

Terkait peran menteri keuangan yang dominan pada Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) khususnya pada pengambilan keputusan dan penambahan tugas LPS sebagai penjamin polis asuransi.

Baca Juga: Menteri Basuki: Jalur Cianjur Puncak Sudah Bebas Dilalui Pasca Gempa

Demikian juga dengan penambahan tugas OJK untuk mengawasi Lembaga Keuangan Mikro berbentuk koperasi.

Wakil ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini  juga menegaskan bahwa PKS sudah menerima berbagai aspirasi dari masyarakat dan menyuarakannya di panja.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore, UMP DKI Jakarta 2023 Naik Rp 4,9 Juta

Senin, 28 November 2022 | 16:56 WIB

Refly Harun: KPU Tak Bisa Tegur Anies Berkampanye

Kamis, 24 November 2022 | 20:04 WIB

Gun Romli: Istilah Kadrun Cocok Bagi Pemuja Arab

Rabu, 23 November 2022 | 20:38 WIB
X