Gegara Ini Presiden Palestina Desak PBB Tangguhkan Keanggotaan Israel

- Selasa, 16 Mei 2023 | 13:57 WIB
Presiden Palestina tiba di Arab Saudi (Middleeast Monitor)
Presiden Palestina tiba di Arab Saudi (Middleeast Monitor)

KATA LOGIKA - Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta masyarakat internasional untuk menangguhkan keanggotaan Israel di PBB karena menghalangi implementasi resolusi PBB dan hukum internasional.

Abbas berbicara di sebuah acara PBB yang diadakan untuk memperingati 75 tahun Nakba , atau Malapetaka, yang diperingati pada 15 Mei untuk mengingat pengusiran ratusan ribu warga Palestina dari rumah dan tanah mereka pada tahun 1948 setelah berdirinya Israel.

Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi pada 30 November 2022, menyerukan peringatan 75 tahun Nakba.

"Kami menuntut hari ini, secara resmi, sesuai dengan hukum internasional dan resolusi internasional, untuk memastikan bahwa Israel menghormati resolusi ini, atau menangguhkan keanggotaan Israel di PBB," kata Abbas.

Baca Juga: Kereen, Kowal ini Sumbang Medali Emas untuk Indonesia di SEA Games

Pemimpin Palestina itu mengatakan bahwa PBB telah mengadopsi ratusan resolusi sejak 1947 yang mengakui hak-hak rakyat Palestina, tetapi sejauh ini tidak ada satu pun resolusi yang diterapkan.

Dia menuduh AS dan Inggris "tetap diam" terhadap agresi yang sedang berlangsung dan menolak meminta pertanggungjawaban Israel atas pendudukannya atas tanah Palestina dan pembangunan permukiman ilegal.

"Inggris dan Amerika Serikat secara khusus memikul tanggung jawab politik dan etis secara langsung atas Nakba rakyat Palestina, karena mereka mengambil bagian dalam menjadikan rakyat kami sebagai korban ketika mereka memutuskan untuk mendirikan dan menanam entitas lain di tanah air bersejarah kami untuk tujuan kolonial mereka sendiri, " kata Abbas.

Baca Juga: Israel Kembali Serang Gaza, Kini Pakai Pesawat Tempur

"Negara-negara ini ingin menyingkirkan orang Yahudi mereka dan mendapat manfaat dari kehadiran mereka di Palestina."

Dia juga meminta masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya untuk melindungi rakyat Palestina.

"Kami menjadi sasaran kekerasan setiap hari. Kami mengeluh setiap hari. Kami memanggil Anda setiap hari, tolong lindungi kami, tolong lindungi kami. Mengapa Anda tidak melindungi kami? Bukankah kami manusia? Anda bahkan melindungi binatang."

Kepala Urusan Politik PBB, Rosemary Di Carlo, meminta Israel untuk mengakhiri pendudukannya.

"Kami ingin melihat Negara Palestina merdeka hidup berdampingan dengan Israel dalam damai dan aman, dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara," katanya.***

Halaman:

Editor: Alibas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Ukraina Usul RUU Sanksi Iran

Selasa, 30 Mei 2023 | 07:05 WIB

Yaman Tuding Houthi Siapkan Serangan Militer

Rabu, 24 Mei 2023 | 21:33 WIB

Pengusaha Mesir Boikot Dolar AS

Minggu, 21 Mei 2023 | 10:46 WIB

Israel Berencana Tingkatkan Ekspor Gas ke Mesir

Jumat, 12 Mei 2023 | 21:09 WIB

Argentina Kutuk Agresi Israel di Jalur Gaza

Jumat, 12 Mei 2023 | 21:06 WIB
X