• Kamis, 6 Oktober 2022

China Ngamuk, Ancam Hancurkan Satelit Starlink Milik Elon Musk

- Senin, 6 Juni 2022 | 08:51 WIB
Rudal  dari China
Rudal dari China

KATA LOGIKA - Elon Musk memproduksi Satelit Internet Starlink lewat projek SpaceX nya sempat membuat para ilmuwan diseluruh dunia kagum dan respek kepada Elon Musk, begitupun dengan para ilmuwan di China.

Akan tetapi setelah Satelit Internet Starlink Elon Musk ini diluncurkan sejak Kamis malam waktu setempat (23/5/2019) di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, barulah di sini terjadi masalah-masalah baru bermunculan yang tadinya rekspek sekarang berubah menjadi marah bahkan benci.

Karena ternyata sistem Satelit Internet Starlink Elon Musk yang diluncurkan itu dapat melakukan manuver memata-matai seluruh negara didunia termasuk juga China lewat kecanggihan pengambilan seluruh data visual/gambar yang disinyalir dapat mendeteksi kecepatan secara visual sekelas senjata hipersonik dan audio percakapan via perangkat lunak apapun juga jenisnya.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Gedung Universitas KH A Wahab Hasbullah Jombang

Bahkan juga ada beberapa satelit milik China yang hampir tertabrak dengan satelit Elon Musk di orbit luar angkasa.

Untuk itu militer dan ilmuwan China sedang fokus untuk membuat senjata anti satelit yang bisa menghancurkan leburkan satelit diluar angkasa dan/atau dapat mengawasi,mengacaukan dan menonaktifkan seluruh sistem pengambilan data oleh satelit-satelit yang dapat membahayakan keamanan negara mereka.

Metode-metode yang akan dipakai oleh ilmuwan dan militer China untuk menonaktifkan satelit mata-mata, yaitu membuat:

Baca Juga: Alasan Utama China Respon Negatif Taiwan

1.Perangkat gelombang mikro yang dapat menganggu komunikasi.
2.Laser resolusi milimeter yang dapat merekam gambar resolusi tinggi.
3.Rudal anti satelit jarak jauh yang dapat meledakan satelit diluar angkasa.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Miris, Tentara Turki Tewas di Irak Utara

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:13 WIB

Pemerintah Arab Saudi Putuskan Perempuan Bebas Hijab

Rabu, 28 September 2022 | 17:24 WIB

Aljazair Dorong Palestina Jadi Anggota Penuh PBB

Rabu, 28 September 2022 | 15:39 WIB

AS Cetak Rekor Ekspor Produk Minyak Olahan

Selasa, 27 September 2022 | 10:11 WIB

Menlu Kanada Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Tak Masuk Akal

Selasa, 27 September 2022 | 10:06 WIB

Israel Gagal Kirim Senjata, Presiden Ukraina Kaget

Senin, 26 September 2022 | 16:53 WIB

Rusia Klaim Serang Ukraina Gegara Terpaksa

Senin, 26 September 2022 | 08:39 WIB

Korea Utara Bantah Jual Roket ke Rusia

Sabtu, 24 September 2022 | 16:06 WIB

Mengapa Iran Sering Eksekusi Mati Wanita Dibanding Pria

Selasa, 20 September 2022 | 00:20 WIB

Bahrain Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet

Minggu, 18 September 2022 | 09:49 WIB
X