• Senin, 15 Agustus 2022

Perang Suku Tewaskan Sembilan Orang di Irak

- Jumat, 24 Juni 2022 | 06:30 WIB
Tentara Irak dan milisi Hashd Al-Shaabi tiba di desa Saleh, setelah merebut kembali desa-desa dari teroris Daesh pada 20 Oktober 2016 [Hemn Baban/Anadolu Agency]
Tentara Irak dan milisi Hashd Al-Shaabi tiba di desa Saleh, setelah merebut kembali desa-desa dari teroris Daesh pada 20 Oktober 2016 [Hemn Baban/Anadolu Agency]

KATA LOGIKA - Sembilan orang, termasuk seorang tentara, tewas dalam dua bentrokan suku yang terpisah di Irak selatan, Kamis (24/06).

"Enam orang, termasuk seorang tentara, tewas dalam bentrokan yang meletus antara dua suku atas kepemilikan lahan pertanian di distrik Uzair, selatan Amarah di provinsi tenggara Maysan," kata Saad Al-Zaidi, juru bicara kepolisian daerah tersebut. 

Al-Zaidi menambahkan bahwa tentara itu sedang cuti ketika bentrokan meletus.

Baca Juga: Anastasia Cecchetto, CEO 23 Perusahaan di Usia 23 Tahun

Maysan, yang terletak di dekat perbatasan dengan Iran, sering menjadi saksi ketegangan keamanan karena perselisihan suku, penyelesaian masalah politik, dan penyelundupan narkoba.

Dalam insiden terpisah, Letnan Polisi Ali Hussein Al-Saray mengatakan tiga bersaudara tewas dan tiga lainnya terluka ketika perkelahian sengit meletus antara dua keluarga dari klan yang sama sebagai akibat dari persaingan untuk menikahi seorang wanita, di selatan Baghdad.

Sistem kesukuan mengakar kuat di Irak, terutama di daerah pedesaan dan provinsi yang didominasi Syiah di Irak selatan.***

Editor: Alibas

Sumber: middleeastmonitor.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sudan: Puluhan Mayat Ditemukan di Perbatasan Libya

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:01 WIB

Israel Akui Pembantaian Kafr Qasem Telah Direncanakan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 06:27 WIB

Mesir Tampung Sembilan Juta Migran dari 130 Negara

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:20 WIB
X