Arab Saudi akan Pancung Kepala Pendakwah Sistem Khilafah

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Raja sudah berfatwa; pancung kepala bagi pendakwah penyebar sistem khilafah tanpa pengadilan. (ft.com)
Raja sudah berfatwa; pancung kepala bagi pendakwah penyebar sistem khilafah tanpa pengadilan. (ft.com)

KATA LOGIKA - Berdakwah sistem khilafah di Arab Saudi hukumannya pancung kepala tanpa pengadilan dan tanpa pengecualian.

Hukuman pancung bagi pendakwah sistem khilafah di Arab Saudi karena dinilai menyebarkan kesesatan dan ancaman bagi raja.

Pancung bagi pendakwah sistem khilafah dilakukan Arab Saudi adalah sikap tegas dalam menjalankan fatwa raja.

Baca Juga: Israel Sambut Arab Saudi Buka Wilayah Udara Bagi Penerbangan Sipil

Dikutip KATA LOGIKA dari Saudi Gazette; Putra Mahkota Mohammed Bin Salman menegaskan Raja memiliki kewenangan penuh mengeluarkan fatwa akhir (dekrit agama).

Kepada Majalah Amerika, The Atlantic, Mohammed Bin Salman menjelaskan Dewan Fatwa berfungsi sebagai penasehat raja, “Mereka hanya memberi nasehat tapi fatwa terakhir adalah ucapan raja,” ujarnya.

Dalam ajaran Islam, kata Mohammed, penguasa memiliki fatwa terakhir, “Semua melakukan sumpah kesetiaan (bai'a) pada raja (penguasa). Dan raja yang menentukan,” tegasnya.

Termasuk fatwa bagi pendakwah sistem khilafah, “Raja sudah berfatwa; pancung kepala bagi pendakwah penyebar sistem khilafah tanpa pengadilan,” ujarnya. ***

 

Halaman:

Editor: Ade Kurniawan

Sumber: saudigazette

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hamas Kutuk Kunjungan Menlu AS ke Israel

Selasa, 31 Januari 2023 | 06:46 WIB

Ratusan Migran Afghanistan Dideportasi Turki

Senin, 30 Januari 2023 | 13:52 WIB

Woww, Tingkat Kemiskinan di Israel Kian Bertambah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:30 WIB

Dubai Bakal Buat Masjid Cetak 3D Pertama di Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:59 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Aleppo Tewaskan 16 Jiwa

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:54 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:29 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 07:01 WIB

Turki Kutuk Serangan Keji Teroris di Somalia

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:12 WIB
X