• Kamis, 6 Oktober 2022

Pemakaman Mahsa Ricuh, Pelayat Perempuan Protes Buka Hijab

- Senin, 19 September 2022 | 07:10 WIB
Pemakaman Mahsa Amini berlangsung di Kota Saqqaz, kampung halaman Mahsa di Provinsi Kurdistan Barat. (katalogika)
Pemakaman Mahsa Amini berlangsung di Kota Saqqaz, kampung halaman Mahsa di Provinsi Kurdistan Barat. (katalogika)

 

KATA LOGIKA - Pemakaman Mahsa Amini (22), perempuan asal Kurdi yang tewas dipukuli polisi Iran, ricuh (17/9). Para pelayat perempuan protes membuka penutup hijab mereka.

Pelayat perempuan protes membuka hijab sambil berteriak menantang polisi Iran yang mengawasi, “Ayo tembak, Anda sudah punya alasan untuk membunuh kami,” ucap mereka bersahutan. Polisi hanya diam.

Pemakaman Mahsa Amini berlangsung di Kota Saqqaz, kampung halaman Mahsa di Provinsi Kurdistan Barat. Dihadiri keluarga, sahabat, masyarakat dan para aktivis kemanusiaan.

Baca Juga: Hijab Tak Sempurna, Mahsa Amini Tewas di Pukuli Polisi Iran

Dikutip BBC; Pelayat pria berkumpul menuju Kantor Gubernur Kota Teheran untuk menggelar protes kematian Mahsa Amini karena tak lengkap menggunakan hijab.

Di Kantor Gubernur, massa protes dihadang polisi Iran. Mereka dihalau polisi, beberapa orang cedera di pukul sempat pula beberapa kali terdengar letusan.

Kematian Mahsa Amini menjadi martir perlawanan rakyat Iran pada penguasa Iran Ebrahim Raeisi, khususnya kalangan perempuan karena aturan kewajiban menggunakan hijab.

Penduduk Iran, 90 persen muslim adalah Islam Syiah, 18 persen muslim Sunni, dan hanya 2 persen penganut agama non-muslim, termasuk Zoroastrian, Yahudi, Kristen, Mande, Hindu, dan Budha. ***

Halaman:

Editor: Ade Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Miris, Tentara Turki Tewas di Irak Utara

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:13 WIB

Pemerintah Arab Saudi Putuskan Perempuan Bebas Hijab

Rabu, 28 September 2022 | 17:24 WIB

Aljazair Dorong Palestina Jadi Anggota Penuh PBB

Rabu, 28 September 2022 | 15:39 WIB

AS Cetak Rekor Ekspor Produk Minyak Olahan

Selasa, 27 September 2022 | 10:11 WIB

Menlu Kanada Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Tak Masuk Akal

Selasa, 27 September 2022 | 10:06 WIB

Israel Gagal Kirim Senjata, Presiden Ukraina Kaget

Senin, 26 September 2022 | 16:53 WIB

Rusia Klaim Serang Ukraina Gegara Terpaksa

Senin, 26 September 2022 | 08:39 WIB

Korea Utara Bantah Jual Roket ke Rusia

Sabtu, 24 September 2022 | 16:06 WIB

Mengapa Iran Sering Eksekusi Mati Wanita Dibanding Pria

Selasa, 20 September 2022 | 00:20 WIB

Bahrain Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet

Minggu, 18 September 2022 | 09:49 WIB
X