• Selasa, 29 November 2022

Topan Nanmadol Hantam Jepang, Delapan Juta Warga Diminta Mengungsi

- Senin, 19 September 2022 | 15:40 WIB
Lebih dari 8 juta orang telah diperintahkan untuk mengungsi di selatan dan barat daratan Jepang karena Topan Nanmadol. Foto milik Badan Meteorologi Jepang/Jiji Press/EPA-EFE
Lebih dari 8 juta orang telah diperintahkan untuk mengungsi di selatan dan barat daratan Jepang karena Topan Nanmadol. Foto milik Badan Meteorologi Jepang/Jiji Press/EPA-EFE

KATA LOGIKA - Topan kuat Nanmadol berada di jalur yang akan menempatkan seluruh negara Jepang pada risiko dampak yang mengancam jiwa, termasuk banjir yang meluas, angin yang merusak, dan genangan pantai awal pekan ini.

Ahli meteorologi AccuWeather memperingatkan bahwa nyawa dan harta benda akan terancam di seluruh negeri sebagai topan, yang pada Minggu malam, waktu setempat, adalah kekuatan yang setara dengan badai besar Kategori 3 (angin berkelanjutan maksimum 111-129 mph) di Saffir -Simpson Hurricane Wind Scale, menghantam Jepang selatan awal pekan ini.

Pada Minggu malam, waktu setempat, lebih dari 8 juta orang telah diperintahkan untuk mengungsi di selatan dan barat daratan Jepang, menurut NHK World.

Baca Juga: PUPR Poles Kawasan Pura Agung Besakih Bali, Tuntas Desember 2022

Nanmadol melakukan pendaratan pertamanya di Kyushu selatan, pulau paling selatan di daratan Jepang, pada hari Minggu. Pada saat mendarat, topan memiliki tekanan sentral setidaknya 27,61 inci merkuri. Pembacaan tekanan ini meluncurkan Nanmadol ke dalam buku sejarah sebagai salah satu dari lima badai terkuat yang mendarat di Jepang sejak pencatatan dimulai pada tahun 1951.

Saat melanjutkan perjalanannya di daratan selatan Jepang, intensitas angin Nanmadol akan berkurang, tetapi dampak hujannya diperkirakan akan tetap menjadi ancaman signifikan hingga awal minggu ini.

"Nanmadol diperkirakan akan membawa hujan lebat, angin yang merusak dan laut yang berbahaya ke Kepulauan Ryukyu akhir pekan ini dan ini akan bergeser ke daratan Jepang selatan pada hari Minggu dan Senin, waktu setempat," kata Meteorolog AccuWeather Rob Richards dilansir UPI, Senin (19/09). 

Baca Juga: PUPR Poles Kawasan Pura Agung Besakih Bali, Tuntas Desember 2022

Kepulauan Ryukyu dan daratan selatan Jepang berada dalam jalur untuk banjir tropis dengan curah hujan diperkirakan 8-12 inci dan Badai Lokal AccuWeather™ 36 inci. Hal ini dapat memicu banjir yang luas serta tanah longsor di daerah pegunungan.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: upi.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gegara Ini Mesir Usir Belasan Pilot Israel

Jumat, 25 November 2022 | 14:42 WIB

Presiden Turki Siap Hadiri KTT G20 di Bali

Minggu, 13 November 2022 | 19:04 WIB

Infeksi Kolera Meningkat Pesat di Lebanon

Sabtu, 12 November 2022 | 14:58 WIB

Penasihat Militer Yaman Diduga Terbunuh di Marib

Kamis, 10 November 2022 | 07:46 WIB

Israel Tingkatkan Serangan Udara di Jalur Gaza

Sabtu, 5 November 2022 | 12:59 WIB
X