• Selasa, 29 November 2022

Rusia Klaim Serang Ukraina Gegara Terpaksa

- Senin, 26 September 2022 | 08:39 WIB
Ilustrasi konflik Rusia dan Ukraina (foto: Pixabay)
Ilustrasi konflik Rusia dan Ukraina (foto: Pixabay)

KATA LOGIKA - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan kepada PBB bahwa Rusia tidak punya pilihan selain menyerang Ukraina karena "ketidakmampuan" negara-negara Barat untuk berunding.

Tujuh bulan setelah Rusia menginvasi Ukraina, Lavrov menuduh Barat tidak setuju dengan referendum yang dilakukan di Donbas dan daerah-daerah lain yang dikuasai Rusia. Daerah-daerah tersebut sedang memilih apakah akan menjadi bagian dari federasi Rusia atau tidak.

Tentara yang pergi dari pintu ke pintu di bagian Ukraina yang diduduki Rusia telah bertemu dengan protes selama hari kedua pemungutan suara referendum Sabtu, media resmi melaporkan, ketika negara-negara G7 mengutuk jajak pendapat itu sebagai tipuan.

Baca Juga: KPK Tangkap Hakim Agung Bukti Hukum Tajam Ke Atas

Demonstrasi diadakan di beberapa kota Ukraina ketika orang-orang mendesak sesama penduduk mereka untuk tidak mengambil bagian dalam pemungutan suara lima hari yang sekarang sedang berlangsung di wilayah Luhansk, Kherson, Donetsk dan Zaporizhzhia, menurut kantor pers Ukrinform.

Lavrov pada hari Sabtu juga menuduh Barat mencoba untuk secara militer mengalahkan dan mematahkan Rusia.

"Apa yang ingin mereka lakukan adalah menghapus dari peta global, entitas geopolitik, yang telah menjadi terlalu independen," katanya.

Baca Juga: Para Ilmuwan Temukan Sisa-sisa Awal Penggunaan Opium Zaman Kuna

Dia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan bahwa dia yakin bahwa stabilitas dunia dapat dipastikan, dengan kembali ke "asal diplomasi PBB."***

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: upi.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gegara Ini Mesir Usir Belasan Pilot Israel

Jumat, 25 November 2022 | 14:42 WIB

Presiden Turki Siap Hadiri KTT G20 di Bali

Minggu, 13 November 2022 | 19:04 WIB

Infeksi Kolera Meningkat Pesat di Lebanon

Sabtu, 12 November 2022 | 14:58 WIB

Penasihat Militer Yaman Diduga Terbunuh di Marib

Kamis, 10 November 2022 | 07:46 WIB

Israel Tingkatkan Serangan Udara di Jalur Gaza

Sabtu, 5 November 2022 | 12:59 WIB
X