• Selasa, 29 November 2022

Ukraina Tuding Rusia Sabotase Jaringan Pipa Nord Stream

- Rabu, 28 September 2022 | 07:12 WIB
Pemandangan diambil dari pencegat F-16 Denmark dari kebocoran gas Nord Stream 2 di selatan Dueodde, Denmark, Selasa. Pejabat di Jerman dan Denmark mengatakan mereka menemukan kebocoran di pipa Nord Stream 1 dan 2 pada hari Senin. Foto oleh Pertahanan Denmark/UPI
Pemandangan diambil dari pencegat F-16 Denmark dari kebocoran gas Nord Stream 2 di selatan Dueodde, Denmark, Selasa. Pejabat di Jerman dan Denmark mengatakan mereka menemukan kebocoran di pipa Nord Stream 1 dan 2 pada hari Senin. Foto oleh Pertahanan Denmark/UPI

KATA LOGIKA - Ukraina menuduh Rusia menyabotase jaringan pipa Nord Stream untuk menciptakan kepanikan menjelang musim dingin guna mendorong Uni Eropa untuk mendukung Kyiv.

Mykhaylo Podolyak, seorang penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh bahwa kerusakan pada Nord Stream 1 dan 2 adalah "tindakan agresi."

"'Kebocoran gas' dari NS-1 tidak lebih dari serangan teroris yang direncanakan oleh Rusia dan tindakan agresi terhadap [Uni Eropa]," kata Podolyak di Twitter . “[Rusia] ingin mengacaukan situasi ekonomi di Eropa dan menyebabkan kepanikan sebelum musim dingin. Tanggapan terbaik dan investasi keamanan – tank untuk [Ukraina], terutama yang Jerman.”

Baca Juga: Juventus Tertarik Rekrut David de Gea

Komentar Podolyak datang ketika Pusat Seismologi Nasional Swedia mengatakan ada ledakan bawah air di area pipa pada saat mereka kehilangan tekanan.

"Tidak ada keraguan bahwa ini adalah ledakan," kata Bjorn Lund dari Pusat Seismologi Nasional Swedia, menurut BBC News .

Jaringan pipa sepanjang 745 mil di bawah Laut Baltik dari pantai Rusia dekat St. Petersburg ke timur laut Jerman.

Pejabat Jerman pada hari Selasa terus menyelidiki apa yang menyebabkan kebocoran. Pipa-pipa - Nord Stream 1 dan Nord Stream 2, belum aktif tetapi masih diisi dengan gas alam ketika pihak berwenang melihat penurunan tajam tekanan pada hari Senin.

Baca Juga: Pengamat: Serangan AHY Dapat Tenggelamkan Suara Demokrat

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gegara Ini Mesir Usir Belasan Pilot Israel

Jumat, 25 November 2022 | 14:42 WIB

Presiden Turki Siap Hadiri KTT G20 di Bali

Minggu, 13 November 2022 | 19:04 WIB

Infeksi Kolera Meningkat Pesat di Lebanon

Sabtu, 12 November 2022 | 14:58 WIB

Penasihat Militer Yaman Diduga Terbunuh di Marib

Kamis, 10 November 2022 | 07:46 WIB

Israel Tingkatkan Serangan Udara di Jalur Gaza

Sabtu, 5 November 2022 | 12:59 WIB
X