Israel Mulai Bangun Tembok Pemisah Warga Palestina dan Lahan Pertanian

- Jumat, 13 Januari 2023 | 15:25 WIB
Upaya protes warga Arab terhadap muliter Israel (Middleeast Monitor)
Upaya protes warga Arab terhadap muliter Israel (Middleeast Monitor)

KATA LOGIKA - Israel mulai menempatkan blok semen di sebelah barat kota Qaffin, utara Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki utara, memisahkan warga Palestina dari ribuan hektar tanah pertanian.

Tembok beton baru membentang dari desa Salem ke kota Tulkarm. Tingginya sembilan meter dan panjang 45 kilometer, selain benteng dan perangkat elektronik.

Petani Muhammad Saeed mengatakan kepada Sputnik: "Petani dari kota Qaffin saja akan ditolak aksesnya ke 5.000 dunum (1.236 hektar) tanah pertanian mereka, bersama dengan puluhan ribu dunum di desa-desa tetangga."

Baca Juga: BKPM: Target Investasi Tahun 2022 Sebesar Rp 1.200 Triliun, Tercapai

“Dulu, kami biasa masuk selama 3 hari, dan mereka sering mencegah kami dengan dalih keamanan, tetapi dengan dibangunnya tembok ini, kami akan dicegah untuk masuk sepenuhnya, karena ada niat untuk mengganggu kami dan merampas pertanian kami. tanah."

Sementara itu, Tayseer Amarneh, walikota Akaba, di distrik Tulkarm, mengatakan: “Ini adalah tanah Palestina, dan dengan pembangunan tembok, kami tidak akan dapat mengaksesnya dengan dalih keamanan. Tanah kami akan dirampok dengan dalih lemah ini."

"Mereka menerapkan pagar dan mengatakan itu adalah pagar keamanan, dan hari ini mereka sedang membangun tembok beton untuk alasan yang sama. Orang-orang Palestina yang kehilangan tanah mereka yang sedang mereka garap."

Baca Juga: Megawati Minta Kader PDIP Militan Mencintai Akar Rumput

November lalu, mantan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyetujui pembangunan tembok beton baru ilegal di Tepi Barat utara, sepanjang 100 kilometer.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: middleeastmonitor.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Islamophobia Harus Jadi Tindak Pidana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:36 WIB

Hamas Kutuk Kunjungan Menlu AS ke Israel

Selasa, 31 Januari 2023 | 06:46 WIB

Ratusan Migran Afghanistan Dideportasi Turki

Senin, 30 Januari 2023 | 13:52 WIB

Woww, Tingkat Kemiskinan di Israel Kian Bertambah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:30 WIB

Dubai Bakal Buat Masjid Cetak 3D Pertama di Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:59 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Aleppo Tewaskan 16 Jiwa

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:54 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:29 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 07:01 WIB

Turki Kutuk Serangan Keji Teroris di Somalia

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:12 WIB
X