Tanpa Palestina, Arab Saudi Ogah Normalisasi Hubungan dengan Israel

- Minggu, 22 Januari 2023 | 16:55 WIB
Demonstran menggelar protes menentang pengusiran paksa warga Palestina dari rumah mereka oleh otoritas Israel di Yerusalem, di luar Kedutaan Besar Israel di London, Inggris pada 21 Januari 2022 [Raşid Necati Aslım/Anadolu Agency]
Demonstran menggelar protes menentang pengusiran paksa warga Palestina dari rumah mereka oleh otoritas Israel di Yerusalem, di luar Kedutaan Besar Israel di London, Inggris pada 21 Januari 2022 [Raşid Necati Aslım/Anadolu Agency]

KATA LOGIKA - Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud mengumumkan bahwa tidak akan ada normalisasi hubungan dengan Israel tanpa negara Palestina.

"Kami telah mengatakan secara konsisten bahwa kami percaya normalisasi dengan Israel adalah sesuatu yang sangat menarik bagi kawasan itu," katanya.

Namun dia menekankan, normalisasi sejati dan stabilitas sejati hanya akan datang dengan memberikan harapan kepada warga Palestina, dengan memberikan martabat kepada warga Palestina.

Baca Juga: Rakyat Cuek Dengar Pidato AHY Soal Utang Pemerintah, Fahri Hamzah Iba

Menurut Bloomberg , menteri luar negeri mengatakan kesepakatan untuk membentuk negara Palestina akan menjadi prasyarat untuk membangun hubungan diplomatik formal dengan Israel.

Israel menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Maroko pada 2020. Kesepakatan itu, yang dikenal sebagai Abraham Accords, ditandatangani dalam upaya untuk menormalkan hubungan diplomatik, membangun perjanjian ekonomi, dan mendukung pertukaran sosial.

Mengikuti Abraham Accords, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah bekerja keras untuk menjalin hubungan resmi dengan Arab Saudi.

Baca Juga: Turki Kutuk Serangan Keji Teroris di Somalia

Ketika dia bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan pada hari Kamis, dia membahas beberapa masalah dengannya, termasuk mencapai terobosan dengan Arab Saudi.***

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Middle East Monitor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Islamophobia Harus Jadi Tindak Pidana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:36 WIB

Hamas Kutuk Kunjungan Menlu AS ke Israel

Selasa, 31 Januari 2023 | 06:46 WIB

Ratusan Migran Afghanistan Dideportasi Turki

Senin, 30 Januari 2023 | 13:52 WIB

Woww, Tingkat Kemiskinan di Israel Kian Bertambah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:30 WIB

Dubai Bakal Buat Masjid Cetak 3D Pertama di Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:59 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Aleppo Tewaskan 16 Jiwa

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:54 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:29 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 07:01 WIB

Turki Kutuk Serangan Keji Teroris di Somalia

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:12 WIB
X