Parah, Politisi ekstremis Denmark membakar Alquran di Swedia

- Senin, 23 Januari 2023 | 16:54 WIB
Ilustrasi mengkaji Alquran (Pixabay)
Ilustrasi mengkaji Alquran (Pixabay)

KATA LOGIKA - Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs (Garis Keras) pada Sabtu (21 Januari) membakar Alquran di ibu kota Swedia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengkritik Swedia karena memberikan izin kepada Paludan untuk membakar Alquran, menambahkan bahwa rasisme dan kejahatan rasial tidak dihitung sebagai kebebasan berpikir.

"Menurut hukum Swedia, keputusan Dewan Eropa, dan keputusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa, kejahatan kebencian dan rasisme bukanlah kebebasan berpikir atau kebebasan berekspresi," tambahnya.

Baca Juga: Roy Marten To The Point: Pak Ganjar Akulah Pendukungmu

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengatakan dia khawatir demonstrasi itu akan berisiko menunda lebih lanjut ratifikasi Turkiye atas tawaran NATO Swedia. Namun, dia menambahkan bahwa "sangat tidak pantas" baginya untuk menyerukan seseorang agar tidak diizinkan melakukan demonstrasi.

Menanggapi izin Swedia, Ankara telah membatalkan kunjungan mendatang Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson ke Turkiye.

Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Jumat memanggil Duta Besar Swedia untuk Ankara Staffan Herrstrom, yang diberi tahu bahwa Turkiye "mengutuk keras tindakan provokatif ini, yang jelas merupakan kejahatan rasial, bahwa sikap Swedia tidak dapat diterima, bahwa Ankara mengharapkan tindakan tersebut tidak diizinkan, dan penghinaan terhadap nilai-nilai sakral tidak dapat dipertahankan dengan kedok hak-hak demokratis."

Baca Juga: Rutin Bersedekah, Ibu Ini Alami Hal Tak Terduga

Turkiye memperingatkan Swedia bahwa mengizinkan kegiatan propaganda yang sedang dipersiapkan oleh lingkaran yang berafiliasi dengan PKK di Stockholm pada hari Sabtu adalah "pelanggaran yang jelas" dari kesepakatan tripartit, menurut sumber-sumber diplomatik Turki.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Middle East Monitor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Islamophobia Harus Jadi Tindak Pidana

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:36 WIB

Hamas Kutuk Kunjungan Menlu AS ke Israel

Selasa, 31 Januari 2023 | 06:46 WIB

Ratusan Migran Afghanistan Dideportasi Turki

Senin, 30 Januari 2023 | 13:52 WIB

Woww, Tingkat Kemiskinan di Israel Kian Bertambah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:30 WIB

Dubai Bakal Buat Masjid Cetak 3D Pertama di Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:59 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Aleppo Tewaskan 16 Jiwa

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:54 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:29 WIB

Somalia Kutuk Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 | 07:01 WIB

Turki Kutuk Serangan Keji Teroris di Somalia

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:12 WIB
X