• Senin, 15 Agustus 2022

Anggota Komisi I DPR Ajak Generasi Muda Berperan Bela Negara

- Kamis, 23 Juni 2022 | 19:57 WIB
Anggota komisi 1 DPR RI  H. SUBANA
Anggota komisi 1 DPR RI H. SUBANA

Baca Juga: Mengenal Bendungan Sepaku Semoi IKN Nusantara

"Ada perang opini dan lain-lain di media sosial. Medsos juga menjadi tempat subur bagi kelompok-kelompok yang menyebarkan ideologi. Mereka bisa bersembunyi di balik akun-akun bot. Itu tidak hanya di Indonesia. Makanya kita perlu paham tentang ini sehingga bisa berperan di dalamnya," kata Henri.

Ia menilai, literasi digital untuk kembali memahami kultur bangsa adalah sangat penting. Menurutnya, media sosial saat ini sudah menjadi ajang berkomunikasi dan berinteraksi.

"Tidak ada keterbatasan dalam media sosial. Medsos juga menjadi speaker, membesarkan aktivitas kita. Tapi di medsos juga banyak seakan-akan benar tapi kebenaran semu. Padahal itu hasil dari permainan propaganda. Makanya Literasi digital seperti ini penting agar kita bisa memahami bahwa tidak semua di medsos itu benar," ujarnya.

"Tantangan di era digital saat ini salah satunya tsunami disinformasi yang beredar di media sosial. Kalangan milenial harus aktif bela negara di media sosial. Manfaatkan medsos untuk bela negara. Kita isi konten-konten di media sosial itu dengan konten yang positif," lanjut Henri.

Sementara, Pakar hukum dan akademisi, Auliya Khasanofa, mengatakan, Pancasila harus dipahami sebagai kekuatan bagi bangsa Indonesia dan sebagai pengarah melalui sila-sila di dalamnya. Selain itu, kata dia, warga negara juga harus memahami juga bela negara.

"Norma hukum bela negara sudah diatur di dalam UUD 1945, konstitusi RIS 1949, UUDS 1950, Dekrit Presiden, UUD NRI 1945, Pasal 30 UUD NRI 1945," paparnya.

Halaman:

Editor: Alibas

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X