• Kamis, 6 Oktober 2022

Apa Kabar Program RFID, Proyek Gagal Pengendali BBM Era SBY

- Minggu, 18 September 2022 | 19:00 WIB
RFID (Radio Frequency Identification), alat elektronik pengendali konsumsi BBM era SBY yang gagal total di tahun 2013-2014. (katalogika)
RFID (Radio Frequency Identification), alat elektronik pengendali konsumsi BBM era SBY yang gagal total di tahun 2013-2014. (katalogika)

 

KATA LOGIKA - Masih ingat gambar di atas. Itu RFID (Radio Frequency Identification), alat elektronik pengendali konsumsi BBM era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang gagal total di tahun 2013-2014.

Di era SBY, program RFID diandalkan mampu mengendalikan BBM tapi gagal total. RFID berupa gelang yang dipasang di mulut tangki mobil untuk mendeteksi konsumsi BBM.

Untuk mengoperasikan RFID, SBY menunjuk Pertamina dan PT INTI jalankan Program Sistem Monitoring dan Pengendalian BBM (SMPBBM), tujuannya agar konsumsi BBM dapat dikendalikan.

Baca Juga: SBY Turun Gunung Karena AHY Tak Mampu Mendaki

Program pun berjalan. Jika netizen masih ingat, setiap hari ratusan mobil antri di SPBU untuk dipasang RFID di tahun 2013.

PT INTI sebagai penyedia alat RFID mengaku mengeluarkan investasi pembuatan chip dan ring RFID sekitar 5 dollar per buah untuk 100 juta kendaraan di Indonesia.

Tapi entah kenapa, Pemerintah SBY seperti malas meneruskan program RFID.

Kuat dugaan, program RFID gagal karena tekanan Mafia Migas Petral. PT INTI akhirnya menelan kerugian besar.

Halaman:

Editor: Ade Kurniawan

Sumber: KATA LOGIKA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar Pranowo Simbol Rakyat Indonesia

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:19 WIB

Nasib PKS dan Demokrat: Dulu Berjasa Kini Pecundang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 02:07 WIB

Nasdem Buktikan Partai Paling Busuk Di Indonesia

Senin, 3 Oktober 2022 | 23:16 WIB

Manuver Majalah Tempo Menjegal Kerja KPK

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:42 WIB
X