• Rabu, 29 Juni 2022

Peneliti China Prediksi Tahun 2050 Terjadi Kelangkaan Air Tanah dan Kerusakan Tanaman 80 % di Seluruh Dunia

- Senin, 9 Mei 2022 | 19:27 WIB
Ilustrasi tanah kering (Pixabay)
Ilustrasi tanah kering (Pixabay)

KATA LOGIKA - Para peneliti di China melakukan penelitian mengenai ketersediaan air tanah (air bersih) pada tahun 2050 mendatang di seluruh dunia yang disebabkan oleh perubahan iklim yang ekstrim.

Para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China di Beijing membuat indeks komprehensif untuk meneliti, mengukur dan memprediksi tingkat ketersediaan air dari : tanah, curah hujan, irigasi dan sungai yang tersedia dari masing-masing area tanah pertanian di seluruh dunia.

Peneliti menemukan bahwa sebanyak delapan puluh persen dari sumber-sumber lahan utama di seluruh dunia tidak akan memiliki ketersediaan udara ditahun 2050.

Baca Juga: AS Bentuk DGB Untuk Keamanan Negara dari Isu Hoaks

Para peneliti ini menyimpulkan dan menyarankan 'tehnik penanaman tanaman yang dapat menahan air hujan' dapat membantu mengurangi kekurangan udara di daerah kering.

Jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, maka kelangkaan udara pertanian akan terus meningkat delapan puluh persen selama tahun 2026 sampai tahun 2050 mendatang.***

Editor: Alibas

Sumber: dailymail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kesadaran Eksistensial Berindonesia

Jumat, 3 Juni 2022 | 22:10 WIB
X